Sunday, January 11, 2015


You Flaws Make Who You Really Are


“Seandainya tubuhku tidak pendek dan bisa setinggi artis wanita itu.”
“Ah, alangkah menyenangkannya kalau aku memiliki wajah secantik model di majalah itu, pasti banyak pria yang akan menyukaiku.”
“Rasanya aku ingin menghilangkan tahi lalat yang ada di wajahku ini, aneh sekali keliahatannya, aku jadi tidak percaya diri.”

Ladies, pernahkah anda mengalami saat-saat di mana anda mengatakan salah satu dari hal-hal di atas kepada diri anda sendiri usai anda becermin di kaca ataupun usai anda menonton TV atupun membaca majalah? Seberapa seringkah hal seperti itu terjadi?

Hal tersebut bukan menjadi sesuatu yang asing lagi terjadi. Dewasa ini apa yang terpampang di media, baik itu media cetak maupun media elektronik, seolah mendikte kita di dalam mengartikan suatu kecantikan. Acapkali apa yang terpampang di media, hanyalah sosok-sosok yang seolah “sempurna” dari segi fisik, seperti seorang wanita dengan tubuh yang tinggi langsing, kulit putih mulus, dan  rambut yang hitam panjang; sehingga apa yang tertanam di benak kita tentang kecantikan pun menjadi sama dengan apa yang kita lihat dan baca di media.

Seringkali hal tersebut membawa kita kepada ketidakpuasaan terhadap kondisi fisik kita dan berharap bahwa kita bisa menjadi sosok dengan tampilan yang sempurna, cantik, dan tanpa cela. Tapi pernahkah terpikir oleh anda, kalaupun anda dapat menjadi sosok yang demikian, apakah anda dapat menjadi seorang pribadi yang lebih baik? Apakah kesempurnaan fisik itu menjadi jaminan bagi kebahagiaan hidup anda? Mari kita renungkan sejenak dengan menyimak bersama-sama video singkat berikut ini.




Nobody’s perfect ladies. Setiap kita diciptakan berbeda-beda, dengan segala kelebihan dan kekurangan kita. Kekurangan dan kelebihan itulah yang kita bawa sejak kita dilahirkan. Nobody owns them except you and yourself, ladies! And those are what makes us unique and beautiful in our own way. Kekurangan dan kelebihan itu pula yang menjadikan anda sebagaimana anda ada pada hari ini. Accept it, embrace it, and be grateful ladies

No comments:

Post a Comment